Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR






Video

WAKAPOLRES BANJAR


Pengawasan Operasi Pekat Intan 2015 Di Polres Banjar

Posted by Unknown at Selasa, 24 Februari 2015

MARTAPURA - Menjelang berakhirnya waktu pelaksanaan Operasi Pekat Intan 2015, Polres Banjar kedatangan tim pengawasan Operasi Pekat dari Itwasda Polda Kalsel yang dipimpin oleh Irbid Ops AKBP RUDI HARYANTO, S.ik.
Kedatangan tim Was Ops Selasa (24/02) pukul 09.00 Wita disambut oleh Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik dan Waka Polres Banjar KOMPOL IBERAHIM AJI, S.ik serta Kasiwas Polres Banjar IPDA SIDIK LIMAWAN. Seusai ramah tamah di ruang Kapolres Banjar tim langsung menuju ruang data untuk pelaksanaan pendalaman materi seputar pelaksanaan Operasi Pekat Intan 2015 di wilayah hukum Polres Banjar.
Pendalaman materi tersebut dilaksanakan oleh Parik 2 Irbid Ops KOMPOL SAMNO dan Kaur Data Subbag Dumasan PENATA ARI WAHYUDI, S.Sos dengan dihadiri oleh Karendalops IPTU SUSILO, Kasatgas Preventif  AKP TUKIMAN, Kasetops IPDA PARNO, Kapusdataops AIPTU MARJUKI, Kaposko BRIPKA YOHANA S dan Kasatgas Gakkum AKP JATMIKA, SH yang diwakili oleh KBO Sat Reskrim IPDA SUGIARTO.
Dalam pelaksanaan pengawasan Operasi Pekat Intan 2015 di Polres Banjar tidak ditemukan hal-hal yang signifikan, secara umum pelaksanaan Operasi dinilai cukup baik. Pada kesempatan itu juga Tim Was Ops berpesan, "Agar untuk pelaksanaan operasi kedepan lebih ditingkatkan guna mendapatkan hasil yang lebih optimal dan dalam pelaksanaannya lakukan secara terpadu serta bersinergi antar fungsi."
Kegiatan pengawasan Operasi Pekat Intan 2015 di Polres Banjar berjalan dengan tertib dan lancar, berakhir pukul 10.00 Wita. Demikian penjelasan Kasiwas Polres Banjar IPDA SIDIK LIMAWAN kepada Paur Subbag Humas Polres Banjar IPDA H. SUWARJI, SE.MM. (Humresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Pemasangan Rambu Himbauan Rawan Laka Lantas

Posted by Unknown at Minggu, 22 Februari 2015

MARTAPURA - Unit Dikyasa dan unit Laka Lantas Sat Lantas Polres Banjar bersama Humas PT. Wira Toyota Banjarmasin yang berkantor di jalan A. Yani Km 9 Kecamatan Kertak Hanyar tersebut, pada hari Senin (23/02) sekitar pukul 10.00 s/d 14.00 Wita, melaksanakan kegiatan pemasangan rambu himbauan daerah rawan kecelakaan lalu lintas.
"Rambu-Rambu himbauan tersebut kami pasang dibeberapa titik daerah rawan kecelakaan lalu lintas, di jalan A. Yani dan jalan Gubernur Soebarjo Wilkum Polres Banjar." Jelas Ipda Salahuddin Kurdi, SH selaku Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Banjar yang memimpin kegiatan pemasangan rambu himbauan tersebut, saat dikonfirmasi oleh Paur Subbag Humas Polres Banjar Ipda H. Suwarji, SE. MM
Kasat Lantas Polres Banjar AKP Donny Eko Listianto, S.ik melalui Kanit Laka Lantas Aiptu H. Alfian Noor menjelaskan bahwa, "Rambu-Rambu himbauan tersebut dipasang agar para pengguna jalan lebih berhati-hati saat akan melintas jalur tersebut, mengingat disekitar lokasi jalan itu sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia, luka berat dan memakan kerugian materil yang cukup besar. Beberapa titik daerah rawan kecelakaan lalu lintas yang dipasang rambu-rambu himbauan antara lain di jalan A. Yani Km 7 dan Km 11 Kecamatan Kertak Hanyar, Km 13 Kecamatan Gambut, Km 41 Kecamatan Astambul, serta dibeberapa titik jalan Gubernur Soebarjo Kecamatan Gambut."
Harapan Kasat Lantas Polres Banjar dengan telah dipasangnya rambu-rambu himbauan tersebut para pengguna jalan memahami dan mematuhi aturan berlalulintas sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada titik-titik daerah rawan kecelakaan lalu lintas tersebut dan pada umumnya di wilayah hukum Polres Banjar. (Humresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Korban Laka Lantas Terpental 7 Meter

Posted by Unknown at

Martapura, 23/02/15 – Mengenakan pakaian yang tampak lusuh sembari mengendong anaknya yang masih kecil, dengan mata yang sembab Ida duduk di depan IGD RS Ratu Zalecha Martapura, Jumat (20/02) sore. Saat itu dia menantikan nasib Wahyudi, suaminya yang sedang mendapatkan perawatan intensif oleh petugas medis. Yudi terlibat kecelakaan lalulintas di Jalan A. Yani Km 47,700 Astambul, Yudi mengalami luka serius pada bagian kepala. Sekitar empat jam mendapatkan perawatan medis di RSUD Ratu Zalecha dan kemudian dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin. Sesampainya di RSUD Ulin Banjarmasin Yudi langsung mendapatkan penanganan intensif, sayang pada sabtu (21/02) pagi sekitar pukul 09.30 Wita nyawa Yudi tidak bias diselamatkan “Katanya suami saya mengalami luka parah di bagian kepala, munkin karena itu pula nyawanya tidak tertolong” kata Ida lirih. Dia menceritakan suaminya pada hari jumat (20/02) pagi itu bertolak ke kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Yudi terlihat sehat, dia juga sempat membayar kreditan sepeda motor di sebuah perusahaan leasing, sebelum meluncur ke Hatuyan, rumah mertuanya.
Salah satu seorang saksi mata yang ada di lokasi tersebut, tabrakan berlangsung cepat tahu-tahu sudah ada seorang lelaki tergeletak berlumuran darah, kemudian berlari mendatangi untuk memastikan kondisi korban, mengetahui korban masih bernafas warga sekitar langsung mengontak Polsek Astambul. Dari penuturan saksi Korban (Wahyudi) melaju dari arah luar kota menuju Martapura, Yudi mengendarai sepeda motor bernomor Polisi DA 3581 EU hendak menyelip sebuah mobil di depannya, seiiring itu dari arah berlawanan muncul mobil Box dari arah Martapura menuju luar kota, namun tak sempat menyalib Yudi menabrak mobil box tersebut, Yudi beserta motornya terpental sekitar sejauh tujuh meter. “yang saya lihat, saat hendak menyalip mobil di depannya motor yang dikendarai terlalu ketengah sehinggah mengambil jalan dari arah yang berlawanan” cerita warga sekitar. Kasat Lantas Polres Banjar AKP Eko Donny Listianto, SIK, SH melalui Kanit Laka Lantas Aiptu Alfian Noor membenarkan peristiwa yang  terjadi di jalan A. Yani Km. 47,700 tersebut. Menurutnya korban atas nama Wahyudi diduga menghantam sebelah kanan box mobil pengangkut ayam sebelum jatuh terpental. “Sopir truk pengangkut ayam, Adi Yani dari Banjarbaru hendak ke Kaltim, Dia mengaku saat itu hanya melaju 40 Km/jam, dia terkejut setelah sudut box truknya di tabrak oleh Korban” Jelas Aiptu Alfian. (Humresbjr/MB)
Baca Selengkapnya

Label: