Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR






Video

WAKAPOLRES BANJAR


Tampilkan postingan dengan label Pensat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pensat. Tampilkan semua postingan

Sambutan Kapolda Kalsel Dalam Rakor Terpadu Penangulangan Bencana Karhutla di Provinsi Kalsel

Posted by Unknown at Minggu, 01 Mei 2016

MARTAPURA,KALSEL- Hari senin tanggal 7 Maret 2016 Polda Kalsel melaksanakan kegiatan acara rapat koordinasi terpadu " Penangulangan Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan di Provinsi Kalimantan Selatan " yang di hadiri ketua DPRD Provinsi Kalsel, para kepala dinas dan kepala badan, para, bupati dan walikota beserta FKPD, dan kepala pusat studi bencara Unlam pada rangkaian kegiatan tersebut Kapolda Kalsel memberikan sambutan yang isinya sebagai berikut :

Awal tahun 2016 bapak presiden telah mengundang para Gubernur, Kapolda dan Denrem seluruh indinesia beserta instansi terkait pada acara rakoornas " Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan ". Tidak melalui rakoornas itu saja bapak presiden menigingatkan kita semua, namun pada nulan Februari 2016 saat dilaksanakan rapat pimpinan Polri dan Tni, bapak Presiden kembali mengingatkan agar tahun 2016 ini tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan di seluruh indonesia. Menindak lanjuti penekanan bapak presiden tersebut, mari kita tindak lanjuti dengan cara melaksanakan penanggulangan Karhutla melalui senergitas antara instansi terkait dan masyarakat, agar kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Selatan bisa ditanggulangi sejak awal.

Kita ketahui bersama sebagaimana upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2015 yang lalu tidaklah mudah. Berdasarkan hasil data hotspot sumber satelit NOA dan TERRA pada tahun 2015, hampir di seluruh wilayah Provinsi Kalsel terdapat hotspot dimana jumlah keseluruhan sebanyak 4.991 hotspot. Adapun 3 (tiga) wilayah kabupaten yang terbanyak terbanyak hotspot, kemudian kabupaten banjar sebayak 729 hotspot, dan kabupaten tanah bumbu sebanyak 638 hotspot. dari jumlah sebaran di atas hanya kota Banjarmasin yang berjumlah sedikit sebarannya yaitu 4 hotspot.

Data tersebut di atas menunjukkan bahwa hotspot di Provinsi Kalsel meningkat dibandingkan dengan tahun 2014 sehingga pada tahun 2016 kita harus bersama-sama melaksanakan penanggulangan Karhutla dengan komitmen bersama serta bersinergi dalam mengantisipasi Karhutla lebih awal.

Terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi hampir setiap tahunnya menjadi bagian tanggung jawab polda Kalsel beserta jajran untuk menanggulanginya. Penanggulangan yang telah dilakukan pada tahun 2015 dilaksankan dengan cara yang dilakukan secara pre-emtif adalah dengan melakukan kegiatan Rakoor dengan unit pelaksanakan tekhnis daerah pengendalian Karhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel terkait prediksi waktu dan lokasi rawan hotspot, membuat laporan dan monitoring harian tentang fluktuasi ditemukannya horspot, memerintahkan jajaran melaksanakan himbaun kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar melalui kegaiatan seperti : memasang spanduk-spanduk himbauan dan ancaman terhadap pembakaran hutan / lahan. Mengsosialisasikan larangan membakar hautan / lahan sampai tingkat desa (903 kegiatan sosialisasi), penyebaran maklumat Kapolda Kalsel setra membentuk tim terpadu penanggulangan pembakaran hutan / lahan dan melaksanakan posko bersama.

Upaya penanggulangan yang dilakukan dengan cara previntif diantaranya dengan melaksanakan patroli terpadu pamantauan pembakaran hutan / ;ahan di wilayah rawan, melaksanakan pemantauan uadara dengan helikopter pada wilayah rawan pembakaran hutan/ lahan. Dari kegiatan preventif diatas sebanyak 4.711,90 hektar lahan dapat dipadamkan.

Sedangkan untuk kegiatan pefentif yang dilakukan Polda Kalsel adalah dengan melakukan penyelidikan dan proses penyelidikan terhadap pembakaran hutan dan lahan. Hasilnya adalah sebanyak 461 saksi dilakukan pemeriksaan dan telah ditingkatkan ke proses penyidika sebanyak 16 kasus.

Permasalahankebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015 yang terjadi di Kalimantan Selatan disebabkan 2 faktor yaitu :
1. faktor alam yaitu lahan gambut disertai kemarau yang berkepanjangan.
2. faktoer manusia karena kelalaian (buang putung rokok atau membakar sampah) maupun sengaja         seperti membuka lahan dengan membakar.
dari hasil kegiatan baik pre-emti, prevemtif serta refresif diketahui lahan yang terbakar pada tahu 2015 berupa perkebunan milik perusahaan terbats, perkebuna dan sawah milik perorangan ataupun masyarakat, serta hutan dan lahan basah

Permasalhan lainnya diantaranya petugas dilapangan terkendala berbagai hal baik kondisi geografis lahan yang terbakar yang relatif sulit untuk dijangkau, keterbatasan anggaran yang dimiliki Polda Kalsel sehoingga pencegahan  dan penanggulangan Karhutla kurang maksimal. Bahkan pada tahpa proses penyidikan sampai tingkat penyidikan masih ditemukan hambatan diantaranya :
- Konstruksi penyelidikan dan penyidikan belum terbentuk baik taktik dan tekhnis di lapangan maupun penerapan unsur pasal; serta :
-    - Keberadaan saksi-saksi, saksi ahli bertempat tinggal di luar provinsi Kalsel sehingga menghambat jalannya proses penyidikan yang dilakukan.

Dengan berbagai keterbatasan tersebut disertai dengan kurangnya kesadaran masyarakat dan pelaku industri perkebunan dalam mencegah Karhutla serta kurangnya sikronisasi dan sinergias antar stake holder di provinsi Kalsel dapat menimbulkan permasalahan Karhutla yang terulang tahun ke tahun.

Pada tahun 2016 ini kita sudah menyusun rencana penanggulangan Karhutla yaitu :
Pertama, dalam medeteksi berupa :
A. Mengumpulkan dan menyusun Mapping data penanggulangan Karhutla di wilayah Kalsel untuk di gunakan sebagai perkiraan Intelijen dalam rangka operasi Kontilijen bencara asap akibar Karhutla tahun 2016.
B. Mendorong Kominda Provinsi Kalsel untuk melaksanakan Rakor tentang upaya memaksimalkan penanggulangan Karhutla agar dapat memberikan masukan strategi dalam rangka penanggulangan Karhutla di Provinsi Kalsel.
C. Berkoordinasi dengan BMKG untuk mendapatkan data kondisi cuaca dan data tersebut di informasikan ke jajaran untuk ditindak lanjuti.

Kedua, langkah Pre-emtif berupa :
A. Mengoptimalkan peran BhabinKamTibMas dengan cara melaksanakan latihan tentang upaya pencegahan Karhutla ;
B. Melaksanakan koordinasi dengan Stake Holder dan pelaku indikasi perkebunan serta kelompok masyarakat untuk merumuskan upaya yang efektif dan efisien dalam rangka penanggulangan Karhutla :
C. Merumuskan dalam kalimat spanduk / benner dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat dan pembuatan brosur maklum Kapolda  tentang larangan pembakaran hutan dan lahan / kebun / sawah yang kemudian ditempatkan dan disosialisasikan kepada masyarakat disekitar lokasi-lokasi yang sering Karhutla, disamping itu juga telah dilakukan sosialisasi melalui media sosial lainnya.

Ketiga, tahap Previntiv yaitu  :
A. Menginventarisir dan melakukan pengecekan sarana prasarana yang diperlakukan dalam rangka giat penanggulangan Karhutla ;
B. Menyiapkan posko penanggulangan Karhutla baik ditingkat Polda maupun Polres dengan melibatkan personel SatGas yang telah dirumuskan pertalaahan tugasnya, cara bertindak dan HTCK masing-masing SatGas penanggulangan Karhutla ;
C. Telah disusun rencana Ops Kontijen dan rencana pelatihan peningkatan kemampuan Satgas dalam rangka penanggulangan Karhutla ;
D. Menempatkan personel di Posko Taktis penanggulangan Karhutla sesuai kebutuhan.

Keempat, langkah prefentif / penanganan hukum, telah dilakukan pembuatan Juklap/SOP proses penyidikan dan penyidikan kasus Karhutla yang rencana akan dilakukan sosialisasi kepada penyidik dan dilanjutkan pelatihan pada bulan April 2016 mendatang. Disamping itu juga telah disiapkan posko SatGas GakKum kasus Karhutla, dengan personil-personil yang telah dilatih.

Dalam rangka mempercepat proses penyidikan khususnya dalam pemeriksaan ahli dan penyamaan persepsi dengan CJS telah dilaksanakan koordinasi dengan Unlam serta pihak Kejati Kasel dengan tujuan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah Kalsel sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Guna memaksimalkan penanggulangan Karhutla di wilayah Kalses, saya memberikan beberapa rekomendasi sebagai berikut :
A. diharapkan setelah Rakor ini, masing-masing Stake Holder meneruskan dan menekankan kepada jajarannya dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat desa, baik itu pemerintahan daerah, TNI dan Badan-badan lainnya tentang pentingnya pencegahan awal terkait Karhutla ;
B. Diperlukan adanya dukungan Sarpras dan anggaran yang cukup dari pemerintaha Provinsi, Kabupaten / Kota serta komitmen bersama antara badan-badan lainnya secara terpadu melaksanakan pencegahan dan penanggulangan Karhutla ;
C. Perlu dibentuk forum-forum penanggulangan bencara yang turut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan larangan membakar hutan dan lahan ;
D. Perlu dilakukan pelatihan bersama terkait penaggulangan Karhutla sehingga tercipta kordinasi yang baik antar Stake Holder dalam melakukan penanggulangan Karhutla ;
E. Mengumpulkan kembali pelaku industri perkebunan, Tomas, Toga, Toda, serta instansi terkait menjelang memasuki musim kemarau atau masa pembersihan kebun (Land Clearing) guna menekan kembali upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang merupakan kewajiban dan masing-masing pihak.

Dari upaya-upaya tersebut diatas yang telah kita rencanakan dan laksanakan disertai dengan doa kepada Allah SWT, kita berharap semoga peristiwa Karhutla tidak lagi di tahun 2016 dan tahun-tahun berikutnya.
Baca Selengkapnya

Label:

PENERANGAN SATUAN POLRES BANJAR

Posted by Unknown at Minggu, 08 November 2015

MARTAPURA,KALSEL-Menyikapi perkembangan yang terjadi di masyarakat baik menjelang Pilkada atau adanya kegiatan yang dapat meresahkan masyarakat sehingga akan mengganggu keamanan dan ketertiban. Untuk menjadi perhatian anggota Polri dimanapun berada :
1. Menjelang dimulainya pelaksanaan kampanye dalam rangka Pilkada serentak dibeberapa wilayah,kepada seluruh jajaran agar memonitor jadwal pelaksanaan kampanye termasuk perkembangan di wilayah masing-masing dan melaporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi;
2. Jajaran fungsi Binmas untuk lebih menggiatkan kembali penyuluhan-penyuluhan ke sekolah-sekolah maupun universitas untuk memberikan sosialisasi yang berkaitan dengan pergaulan remaja guna mencegah timbulnya tindakan kriminal maupun tawuran dikalangan siswa sekolah;
3. Adanya efek instalasi perekonomian dunia yang menyebabkan permasalahan ekonomi di Indonesia, agar seluruh jajaran melakukan antisipasi serta melakukan analisa intelijen untuk menentukan langkah menghadapi adanya potensi gangguan yang mungkin timbul selain itu ada kemungkinan akan terjadi aksi-aksi buruh akibat ketidak stabilan perekonomian saat ini, oleh karena itu monitor terus perkembangan perekonomian di wilayah masing-masing;
4. Berkaitan dengan adanya temuan propam terhadap anggota yang berulah ditempat hiburan, ditekankan kembali kepada para personil anggota Polri tidak diperkenankan memasuki tempat-tempat hiburan kecuali dalam konteks dinas;
5. Terhadap situasi yang dirasa cukup aman, diingatkan untuk tidak lengah agar dioptimalkan kring reserse,giat patroli, dan razia gabungan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan;
6. Tingkatkan kinerja Polri dengan meningkatkan dan pemantapan kemampuan personil, pergelaran kekuatan Polri yang maksimal dalam setiap kegiatan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat;
7. Antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi pengerahan massa,penembakan terhadap aparat kemanan/masyarakat dan aksi penyerangan oleh kelompok sipil bersenjata;
8. Lakukan tindakan hukum secara tegas dan terukur sesuai dengan undang-undang yang berlaku dengan memperhatikan kondisi setempat serta tetap menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM);
9. Menginisiasi kelompok masyarakat bersama aparat keamanan lainnya untuk program lapor diri, deteksi dini dan cegah dini melalui tindakan persuasif seperti musyawarah desa.

Lembar Pensat ini perlu untuk diketahui, difahami dan dilaksanakan oleh setiap personil Polri.
Baca Selengkapnya

Label:

Halal Buat Kami Haram Buat Tuan

Posted by Unknown at Selasa, 25 Agustus 2015

Pelajaran Haji bagi semua...
HALAL BUAT KAMI, HARAM BUAT TUAN
Dialah ulama Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi [1] ulama terkenal di Makkah yang menceritakan riwayat ini.

Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual haji, ia beristirahat dan tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka,
“Berapa banyak yang datang tahun ini?” tanya malaikat kepada malaikat lainnya.

“Tujuh ratus ribu,” jawab malaikat lainnya. “Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya diterima?”
“Tidak satupun”

Percakapan ini membuat Abdullah gemetar. “Apa?” ia menangis dalam mimpinya. “Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?”

Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar cerita kedua malaikat itu.
“Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni. Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah.”

“Kok bisa”
“Itu Kehendak Allah”
“Siapa orang tersebut?”
“Sa’id bin Muhafah [2], tukang sol sepatu di kota Damsyiq (damaskus sekarang)”

Mendengar ucapan itu, ulama itu langsung terbangun. Sepulang haji, ia tidak langsung pulang ke rumah, tapi langsung menuju kota Damaskus, Siria.

Sampai disana ia langsung mencari tukang sol sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya. Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apa memang ada tukang sol sepatu yang namanya Sa’id bin Muhafah.

“Ada, ditepi kota” Jawab salah seorang tukang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya. Sesampai disana ulama itu menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh,

“Benarkah anda bernama Sa’id bin Muhafah?” tanya Ulama itu “Betul, siapa tuan?” “Aku Abdullah bin Mubarak”
Said pun terharu, "bapak adalah ulama terkenal, ada apa mendatangi saya?”

Sejenak Ulama itu kebingungan, dari mana ia memulai pertanyaannya, akhirnya iapun menceritakan perihal mimpinya.

“Saya ingin tahu, adakah sesuatu yang telah anda perbuat, sehingga anda berhak mendapatkan pahala haji mabrur?” “Wah saya sendiri tidak tahu!”
“Coba ceritakan bagaimana kehidupan anda selama ini, Maka Sa’id bin Muhafah bercerita. “Setiap tahun, setiap musim haji, aku selalu mendengar :
Labbaika Allahumma labbaika.
Labbaika la syarika laka labbaika.
Innal hamda wanni’mata laka wal mulka.
laa syarika laka.
Ya Allah, aku datang karena panggilanMu. Tiada sekutu bagiMu.
Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu.
Tiada sekutu bagiMu. Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis
Ya allah aku rindu Mekah
Ya Allah aku rindu melihat kabah
Ijinkan aku datang…..
ijinkan aku datang ya Allah..

Oleh karena itu, sejak puluhan tahun yang lalu setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya, sebagai tukang sol sepatu. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan. Akhirnya pada tahun ini, saya punya 350 dirham, cukup untuk saya berhaji.

“Saya sudah siap berhaji”
“Tapi anda batal berangkat haji”
“Benar”
“Apa yang terjadi?”
“Istri saya hamil, dan sering ngidam. Waktu saya hendak berangkat saat itu dia ngidam berat”
“Suami ku, engkau mencium bau masakan yang nikmat ini?
“ya sayang”
“Cobalah kau cari, siapa yang masak sehingga baunya nikmat begini. Mintalah sedikit untukku”

"Ustadz, sayapun mencari sumber bau masakan itu. Ternyata berasal dari gubug yang hampir runtuh. Disitu ada seorang janda dan enam anaknya. Saya bilang padanya bahwa istri saya ingin
masakan yang ia masak, meskipun sedikit. Janda itu diam saja memandang saya, sehingga saya mengulangi perkataan saya..

Akhirnya dengan perlahan ia mengatakan “tidak boleh tuan”
“Dijual berapapun akan saya beli”
“Makanan itu tidak dijual, tuan” katanya sambil berlinang mata.

Akhirnya saya tanya kenapa?
Sambil menangis, janda itu berkata “daging ini halal untuk kami dan haram untuk tuan” katanya.

Dalam hati saya: Bagaimana ada makanan yang halal untuk dia, tetapi haram untuk saya, padahal kita sama-sama muslim? Karena itu saya mendesaknya lagi “Kenapa?”
“Sudah beberapa hari ini kami tidak makan. Di rumah tidak ada makanan. Hari ini kami melihat keledai mati, lalu kami ambil sebagian dagingnya untuk dimasak. “Bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakannya kami akan mati kelaparan. Namun bagi Tuan, daging ini haram".

Mendengar ucapan tersebut spontan saya menangis, lalu saya pulang. Saya ceritakan kejadian itu pada istriku, diapun
menangis, kami akhirnya memasak makanan dan mendatangi rumah janda itu.

“Ini masakan untuk mu”
Uang peruntukan Haji sebesar 350 dirham pun saya berikan pada mereka.”
Pakailah uang ini untuk mu sekeluarga. Gunakan untuk usaha, agar engkau tidak kelaparan lagi”

Ya Allah……… disinilah Hajiku
Ya Allah……… disinilah Mekahku.

Mendengar cerita tersebut Abdullah bin Mubarak tak bisa menahan air mata.

Pelajaran " perjalanan haji adalah upaya menyambut panggilan Allah, jalanilah dengan ikhlas, nikmati detik kedetik perjalanannya, hadapi semua tuntunan dengan terus berpegang pada hakikat kehendak Allah dan ridhoNYA"
Setiap tarikan dan keluarnya nafas berarti semakin dekat waktu menghadap Allah. Setiap langkah kita, adalah langkah mendekati Allah.
Kehidupan ini menuju panggilan Allah menuju pertanggung jawaban. Itulah haji rukun bagi semua orang Islam (orang patuh kepadaNYA).
Baitullah adanya di tempat yang penuh berkah (itulah Al-Qur'an yang ada di jiwa suci, itulah nurani yang memancar).
Baitullah adalah petunjuk Allah bagi seluruh manusia. Siapa yang memasuki rumah Allah yang suci itu ia akan selamat....
Labbaika Allahuma Labbaika... Labbaika Syarika Laa kallabbaik.
Hamba datang memenuhi panggilanMu ya Allah.
Ya Allah ....
Ridhoi kami ridhoi kami
Berkahi kami, sehingga energi energi negatif yang ada di dalam diri kami berubah menjadi cahaya dan kasih sayangMu.
Labbaika Allahuma labbaika......
Subhanaallah...
Walhamdulillah...
Wa lailahaillaallah...
Allahu akbar......!! Salam....(Humasresbanjar)

Baca Selengkapnya

Label:

Semua Anak adalah Bintang

Posted by Unknown at Minggu, 23 Agustus 2015

Oleh : SPW/Humasresbanjar.
Saya teringat suatu peristiwa ketika Aji kecil bertanya tentang proses terjadinya adik di perut ibunya. Saya tidak menjawab langsung, mengajak Aji ke depan Video player kami, dan menyetel film "Proses terjadinya manusia" karya Harun Yahya. Saat melihat pergerakan ratusan juta sperma berkompetisi secara sehat untuk memperebutkan dirinya menjadi "sang juara" bertemu dengan satu telur. Saat itu juga Aji berkesimpulan " berarti aku ini juara sejak di perut ibu ya". Kalimat ini sungguh diluar dugaan kami, karena apa yang ditanyakan dengan kesimpulan yang dia dapatkan jauh dari bayangan saya waktu itu. Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. Namun setelah mereka lahir, kita orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering "membanding-bandingkan" pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain.  
BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN
Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, "Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?" bukan dengan kalimat "Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?" "Mengapa kamu tidak seperti adikmu?" Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan "mental jawara" anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya. 
MEMBUAT GUNUNG, BUKAN MERATAKAN LEMBAH
Ikan itu jago berenang, jangan habiskan hari-harinya dengan belajar terbang, agar ia sepintar burung. Seringkali kalau ada anak-anak yang tidak menyukai matematika, kita paksakan anak untuk ikut pelajaran tambahan matematika agar nilainya sama dengan anak-anak yang sangat menyukai matematika. Ini namanya meratakan lembah. Anak akan menjadi anak yang rata-rata. Burung itu jago terbang, apabila sebagian besar waktunya habis untuk belajar terbang, maka dalam beberapa waktu ia akan menjadi maestro terbang dibidangnya. Anak yang terlihat berbinar-binar mempelajari sesuatu, kemudian orangtuanya mengijinkan anak tersebut menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari hal tersebut, maka kita sedang mengijinkan lahirnya maestro baru. Ini namanya membuat gunung. Anak akan memahami misi spesifiknya untuk hidup dimuka bumi ini. 
ENJOY, EASY, EXCELLENT, LEARN
Kita sebagai orang tua harus sering melakukan "discovering ability" agar anak menemukan dirinya. Dengan mengajak anak kaya akan wawasan, kaya akan gagasan, dan kaya akan aktivitas. Sehingga anak dengan cepat menemukan aktivitas yang membuat matanya berbinar-binar, tak pernah henti untuk mengejar kesempurnaan ilmu, dan menjadi hebat dibidangnya. Pendapatan itu adalah bonus dari kesungguhan 3 hal tersebut. 
ALLAH TIDAK PERNAH MEMBUAT PRODUK GAGAL
Tidak ada anak yang bodoh dimuka bumi ini, yang ada hanya anak yang tidak mendapatkan kesempatan belajar dari orangtua/guru yang baik, yang senantiasa tak pernah berhenti menuntut ilmu demi anak-anaknya, dan memahami metode yang tepat sesuai dengan gaya belajar anaknya. 
"ANAK-ANAK TERLAHIR HEBAT, KITALAH YANG HARUS SELALU MEMANTASKAN DIRI AGAR SELALU LAYAK DI MATA ALLAH, MEMEGANG AMANAH ANAK-ANAK YANG LUAR BIASA...." Semoga bermanfaat dan sebagai motivasi dalam relita kehidupan kita sehari-hari,  Salam...(Humasresbanjar)
Baca Selengkapnya

Label:

Lat Pra Ops Kepolisian Kewilayahan "Bina Kusuma Intan-2015" Polres Banjar

Posted by Unknown at Jumat, 06 Maret 2015

 
MARTAPURA - Polres Banjar pada hari Jumat (06/03/2015) pukul 14.00 Wita melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi "Bina Kusuma Intan-2015". Sesuai dengan nama sandinya, dalam operasi tersebut yang dikedepankan adalah fungsi Binmas, yakni sebagai fungsi yang mengemban tugas Preventif atau pencegahan.

Kegiatan Lat Pra Ops tersebut, dibuka oleh Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik yang diwakili oleh Waka Polres Banjar KOMPOL IBRAHIM AJI, S.ik. Kegiatan tersebut dihadiri dan diikuti oleh Kabag Ops, Kabag Ren, Kabag Sumda dan para Kasatfung. Sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan tugas operasi kepolisian di kewilayahan, kegiatan tersebut diikuti juga oleh para Kapolsek jajaran Polres Banjar, Kanit Binmas, Kanit Intel dan anggota Bhabinkamtibmas dari masing-masing Polsek.
 
Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Lat Pra Ops tersebut, Waka Polres Banjar menyampaikan bahwa, "Operasi Kepolisian Kewilayahan yang diberi sandi Bina Kusuma Intan-2015, merupakan kali pertama Operasi Kepolisian yang diemban dan dilaksanakan oleh fungsi Binmas, dalam operasi tersebut lebih mengedepankan tindakan Preventif dari pada Represif, yakni lebih mengutamakan tindakan pencegahan dari pada tindakan penegakan hukum. Maka dari itu, selain peran Binmas di lapangan untuk menyampaikan penyuluhan / sosialisasi tentang situasi Kamtibmas kepada masyarakat, diharapkan juga kepada para Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Banjar agar lebih proaktif dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma, yakni agar melakukan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat terkait dengan pemeliharaan Kamtibmas." dan kepada fungsi pendukung, agar dapat bersinergi dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma dimaksud dengan optimal, sehingga diharapkan selama pelaksanaan Operasi yang hanya dalam waktu 10 hari mendapatkan hasil yang maksimal.
 
Selanjutnya paparan dari Kabag Ops Polres Banjar, disampaikan oleh Kasubbag Bin Ops IPTU SUSILO tentang mekanisme pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Intan-2015. Dalam paparannya Kasubbag Bin Ops menyampaikan sasaran Operasi antara lain premanisme, peredaran obat-obatan terlarang dan masih adanya praktek asusila/prostitusi/pelecehan seksual, kenakalan remaja, penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta masih maraknya penyakit masyarakat lainnya, jadi maksud dan tujuan dari Operasi Bina Kusuma adalah mengajak kepada masyarakat baik yang terorganisir maupun masyarakat yang tidak terorganisir untuk tidak melakukan perbuatan tercela seperti tersebut diatas, namun kiranya masyarakat dapat lebih  proaktif bersama-sama Polri menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, yakni dimulai dengan menjaga ketertiban pribadi, keluarga dan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
 
Selanjutnya paparan dari Kasat Intelkam Polres Banjar yang disampaikan oleh Kaur Bin Ops IPDA SUHERMAN, yakni prediksi situasi Kamtibmas yang dimungkinkan akan terjadi selama pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Intan-2015. Kemudian dilanjutkan kembali paparan dari Kasat Binmas Polres Banjar AKP AGUS JATMIKO, yakni mengenai teknik / cara bertindak  pembinaan ketertiban masyarakat dalam rangka mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Banjar, utamanya selama pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Intan-2015. Pada kesempatan itu Kasat Binmas juga menjelaskan mengenai mekanisme sistem pelaporan hasil pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Intan-2015.

Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik pada kegiatan Lat Pra Ops Bina Kusuma Intan-2015 menganalisa dan evaluasi pelaksanaan kegiatan tersebut, ada beberapa hal yang perlu disamakan persepsi sehingga dalam pelaksanaan Operasi tersebut hasilnya dapat lebih optimal dari yang direncanakan. Mengingat Operasi Bina Kusuma Intan-2015 baru pertama kali dilaksanakan, jelas beliau. Terutama kepada para Kanit Binmas dan anggota Bhabinkamtibmas, Kapolres Banjar berharap kiranya untuk dapat saling tukar informasi kepada jajaran baik selama pelaksanaan Operasi Bina Kusuma maupun setelah pelaksanaan Operasi. Hal ini guna mengantisipasi lebih dini dalam menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas. 

Demikian Lat Pra Ops Bina Kusuma Intan-2015 Polres Banjar, dapat dilaksanakan dengan tertib dan lancar berakhir pada pukul 15.30 Wita ditutup oleh Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik. (Humasresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Penelitian Personel Perorangan Syarat UKP Periode 1 Juli 2015 Polres Banjar

Posted by Unknown at Selasa, 03 Maret 2015

MARTAPURA - Polres Banjar pada hari Rabu (04/03/2015) sekitar jam 09.00 Wita kedatangan tim dari Bid Propam Polda Kalsel yang dipimpin Kaur Litpers Subbid Paminal Bid Propam Polda Kalsel IPTU SUKAMTO.
Kedatangan tim disambut oleh Kabag Sumda Polres Banjar AKP SUPARNO, langsung menuju ke Aula Tri Brata Polres Banjar guna melaksanakan Litpers terhadap 35 personel Polres Banjar yang melaksanakan usul kenaikan pangkat (UKP) periode 1 Juli 2015. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kabag Sumda Polres Banjar dan dilanjutkan pengarahan tentang tata cara pengisian formulir data perorangan dan formulir Clearance Test (CT) oleh Kaur Litpers IPTU SUKAMTO.
"Kegiatan penelitian personel (Litpers) terhadap 35 personel Polres Banjar yang melaksanakan UKP periode 1 Juli 2015, bertujuan untuk meneliti dan mendata kembali terhadap personel tersebut, apakah personel dimaksud telah memenuhi syarat untuk dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi, dan kegiatan Litpers merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan dalam pembinaan karier bagi personel utamanya kepada personel yang melaksanakan usul kenaikan pangkat (UKP)."
Demikian penjelasan Kabag Sumda Polres Banjar AKP SUPARNO saat membuka kegiatan tersebut dan selama pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, berakhir pada pukul 10.30 Wita. (Humasresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Pengawasan Operasi Pekat Intan 2015 Di Polres Banjar

Posted by Unknown at Selasa, 24 Februari 2015

MARTAPURA - Menjelang berakhirnya waktu pelaksanaan Operasi Pekat Intan 2015, Polres Banjar kedatangan tim pengawasan Operasi Pekat dari Itwasda Polda Kalsel yang dipimpin oleh Irbid Ops AKBP RUDI HARYANTO, S.ik.
Kedatangan tim Was Ops Selasa (24/02) pukul 09.00 Wita disambut oleh Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik dan Waka Polres Banjar KOMPOL IBERAHIM AJI, S.ik serta Kasiwas Polres Banjar IPDA SIDIK LIMAWAN. Seusai ramah tamah di ruang Kapolres Banjar tim langsung menuju ruang data untuk pelaksanaan pendalaman materi seputar pelaksanaan Operasi Pekat Intan 2015 di wilayah hukum Polres Banjar.
Pendalaman materi tersebut dilaksanakan oleh Parik 2 Irbid Ops KOMPOL SAMNO dan Kaur Data Subbag Dumasan PENATA ARI WAHYUDI, S.Sos dengan dihadiri oleh Karendalops IPTU SUSILO, Kasatgas Preventif  AKP TUKIMAN, Kasetops IPDA PARNO, Kapusdataops AIPTU MARJUKI, Kaposko BRIPKA YOHANA S dan Kasatgas Gakkum AKP JATMIKA, SH yang diwakili oleh KBO Sat Reskrim IPDA SUGIARTO.
Dalam pelaksanaan pengawasan Operasi Pekat Intan 2015 di Polres Banjar tidak ditemukan hal-hal yang signifikan, secara umum pelaksanaan Operasi dinilai cukup baik. Pada kesempatan itu juga Tim Was Ops berpesan, "Agar untuk pelaksanaan operasi kedepan lebih ditingkatkan guna mendapatkan hasil yang lebih optimal dan dalam pelaksanaannya lakukan secara terpadu serta bersinergi antar fungsi."
Kegiatan pengawasan Operasi Pekat Intan 2015 di Polres Banjar berjalan dengan tertib dan lancar, berakhir pukul 10.00 Wita. Demikian penjelasan Kasiwas Polres Banjar IPDA SIDIK LIMAWAN kepada Paur Subbag Humas Polres Banjar IPDA H. SUWARJI, SE.MM. (Humresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Bintradisi Brigadir Remaja Polres Banjar Polda Kalsel Tahun 2015

Posted by Unknown at Selasa, 17 Februari 2015

MARTAPURA - Sebanyak 26 Brigadir Polisi berpangkat Bripda mengikuti kegiatan Bintradisi (Pembinaan Tradisi) di Halaman Mapolres Banjar, Rabu (18/2/2015). 26 anggota Brigadir tersebut terdiri dari 22 anggota Polwan dan 4 anggota Polki.
Kapolres Banjar, AKBP Daru Cahyono, S.ik saat bertatap muka dengan salah seorang wartawan media cetak menjelaskan, bahwa ditempatkannya mereka di Mapolres Banjar diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu kepolisian yang didapatnya selama mengikuti pendidikan di SPN dalam pelaksanaan tugas, yakni sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat serta selaku penegak hukum. Dan tentunya dengan penambahan anggota tersebut dapat membantu para anggota Polri yang sudah bertugas di satuan fungsi, utamanya bagi anggota Polwan yang baru mereka akan difokuskan membantu fungsi Reskrim yaitu di unit PPA Sat Reskrim Polres Banjar.
"Sebetulnya dari 22 anggota Polwan dan 4 anggota Polki tersebut akan ditempatkan dibeberapa Polsek di wilayah Kabupaten Banjar. Namun sementara ini guna mematangkan kemampuan anggota tersebut, sebelum terjun ke Polsek mereka akan dibina dan diarahkan mengenai tugasnya yakni  seputar fungsi-fungsi mereka di Mapolres Banjar," papar AKBP Daru Cahyono, S.ik.
Dalam arahannya yang dilaksanakan di Aula Tri Brata seusai pelaksanaan kegiatan Bintradisi, Kapolres Banjar juga mengingatkan kepada Brigadir Remaja yang baru ditempatkan penugasan di Polres Banjar tersebut, "Perlu kalian ingat dan wajib untuk dilaksanakan bahwa pada seragam coklat yang kalian pakai itu ada 4 hal, yakni ada tanggung jawab, ada tugas pokok, ada kewajiban, dan ada peran yang wajib dijaga dalam pelaksanaan tugas Polri. Untuk itu segera menyesuaikan diri, kenali lingkungan tempat bertugas, kenali karakter masyarakatnya, laksanakan tugas dengan baik, jangan membebani masyarakat dengan masalah namun jadilah Polisi yang dapat membantu memecahkan masalah ditengah-tengah  masyarakat."
Demikian arahan Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono, S.ik kepada 26 Brigadir Remaja angkatan ke 39 Tahun 2015 yang ditugaskan di Polres Banjar. Diharapkan mereka dapat melaksanakan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat serta selaku penegak hukum dengan baik dan profesional. (Humresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Lat Pra Ops Kepolisian Kewilayahan "Pekat Intan - 2015"

Posted by Unknown at Jumat, 13 Februari 2015

Martapura, 13/02/2915 - Polres Banjar beserta jajaran pada hari Jumat (13/02) pukul 14.15 Wita di Aula Tri Brata Polres Banjar melaksanakan kegiatan pelatihan pra operasi kepolisian kewilayahan "Pekat Intan - 2015".
Kegiatan tersebut di pimpin oleh PS.  Kabag Sumda Polres Banjar AKP SUPARNO dan dihadiri oleh para Kasatfung, Kapolsek jajaran Polres Banjar dan Pama Polres Banjar serta para Brigadir perwakilan dari masing-masing fungsi.
"Guna meningkatkan kesiapan dan kemampuan personel Polri yang profesional dalam pelaksanaan tugas di lapangan" tersebut merupakan tema dari Lat Pra Ops kepolisian kewilayahan "Pekat Intan - 2015". Kegiatan operasi ini dilaksanakan selama 10 hari secara serentak di wilayah hukum Polres Banjar, dengan sasaran premanisme, pelaku kejahatan kendaraan bermotor, gelandangan dan pengemis (Gepeng), serta pelaku tindak pidana kejahatan lainnya.
Kegiatan operasi tersebut dengan mengedepankan fungsi Sabhara yang didukung satuan fungsi lainnya serta Polsek jajaran Polres Banjar. Kasubbag Bindal Ops Polres Banjar IPTU SUSILO dalam paparannya menyampaikan, bahwa "Tujuan kegiatan operasi adalah menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Banjar guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif."
Selesai paparan yang disampaikan oleh para Kasatfung, dalam Anev PS. Kabag Sumda Polres Banjar AKP SUPARNO selaku yang memimpin kegiatan Lat Pra Ops menyampaikan, "agar masing-masing fungsi mempedomani petunjuk teknis dalam pelaksanaan operasi dan saling bersinergi sehingga pelaksanaan operasi dapat optimal serta mendapat hasil maksimal." Kegiatan Lat Pra Ops selesai pada pukul 15.30 Wita, berjalan dengan tertib dan lancar. (Humresbjr/aji)
Baca Selengkapnya

Label:

Polres Banjar Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 H

Posted by Unknown at Senin, 05 Januari 2015

Martapura, 06/01/15 - Seluruh personel Polres Banjar termasuk Polsek Jajaran memenuhi Mushala An Nur Polres Banjar pada Selasa (06/15) guna memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 H,   KH Burhanudin selaku penceramah memberikan pandangan mengenai tema yang di usung "Jadikan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai pijakan melakukan Revolusi Mental dalam pelaksanaan tugas". Waka Polres Banjar Kompol Ibrahim Aji, S.Ik yang membuka acara tersebut menghimbau kepada seluruh anggota agar mencontoh perilaku Nabi Besar Muhammad SAW sebagai tauladan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam melaksanakan tugas Polri sebagai Pelayan, Pengayom dan Pelindung Masyarakat. (Humresbnjr)







Baca Selengkapnya

Label:

Dir Binmas Baharkam Polri Kunjungi Rukan Desa Mandikapau

Posted by Unknown at Jumat, 19 Desember 2014

Martapura, 18/12/14 - Pejabat Mabes Polri menyambangi wilkum Polres Banjar, yakni Dir Binmas Baharkam Polri Brigjen Pol Drs. Henky Kaluara, SH menyempatkan waktu berkunjung ke Desa Mandikapau Barat Kec. karang Intan Kab. Banjar selepas Peresmian gedung Dit Tahti Polda Kalsel Oleh Kabaharkam Polri untuk meninjau langsung pembangunan Rumah Kantor (Rukan) Bhabinkamtibmas. 
Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono, S.Ik menyambut kedatangan Brigjen Pol Drs. Henky Kaluara, SH yang di dampingi Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Bambang Hermanto, SH beserta rombongan yang tiba di Desa Mandikapau Barat kamis (18/12) pukul 02.30 Wita. setelah mengecek kondisi fisik bangunan Brigjen Pol Drs. Henky Kaluara, SH memberikan buku Bhabinkamtibmas kepada Briptu Johan Kaspus Anwar yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas desa Mandikapau Barat yang bakal menempati Rukan tersebut. (humresbnjr)







Baca Selengkapnya

Label:

Supervisi Itwasda di Polres Banjar

Posted by Unknown at Selasa, 16 Desember 2014

Martapura, 17/12/14 - Rabu sekitar pukul 10.55 Wita, Polres Banjar kedatangan Tim Supervisi dari Itwasda Polda Kalsel yang berjumlah 5 orang dengan ketua tim Kompol Rudi Wiratna. Tujuan supervisi ini melaksanakan pengawasan PNBP dan Wasbangsarpras tahap II tahun 2014 di Polres Banjar. Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono, S.Ik Melalui Kasi Was Ipda Sidik Limawan menerangkan pengawasan PNBP dan Wasbangsarpras ini rutin dilaksanakan pada tiap tahunnya meliputi pemeriksaan data Stock Opname SKCK dan SSB, serta Jusik Bangunan, Sarana dan Prasarana yang telah dilaksanakan oleh Polres Banjar dalam Tahun 2014 ini. (humresbnjr)




Baca Selengkapnya

Label:

Mutasi Tiga Perwira Di Polres Banjar

Posted by Unknown at Minggu, 07 Desember 2014

Martapura, 07/12/14 - Sejumlah personel Polres Banjar mengikuti upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Halaman Mapolres Banjar tepatnya di garasi depan Kantor Si Propam, Senin siang (11/12). Sertijab yang di mulai pada pukul 11.14 Wita berjalan lancar. 
Adapun perwira yang mengikuti sertijab tersebut diantaranya Kompol Wiji, S.Pd yang semula menjabat sebagai Kabag Ren Polres Banjar digantikan oleh Kompol Sumartono yang sebelumya menjabat sebagai Kasubbid Sunluhkum Bidkum Polda Kalsel. Kompol Wiji, S.Pd selanjutnya bertugas sebagai Gadik Muda 3 SPN Polda Kalsel. 
Sementara itu Kaspolsek Martapura Kota AKP Sudirman, SH digantikan AKP Amalia Afifi, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Panit I Unit I Subdit I Dit Reskimum Polda Kalsel, AKP Sudirman, SH selanjutnya mengantikan AKP Amalia Afifi, SH di Ditreskrimum Polda Kalsel.
Kapolsek Astambul AKP Risan Simaremare, S.Sos, M.AP menjadi Kasubbag Renmin Bid Propam Polda Kalsel. Jabatannya diisi IPTU Ramdan Susilo, SH sebelumnya menjabat Kapolsek Pamukan Utara Polres Kotabaru.
Bertindak sebagai Irup pada upacara sertijab Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono S.Ik., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi dan pindah tugas dilingkungan Polri adalah merupakan hal yang biasa dan wajar terjadi dalam suatu organisasi, hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk penyegaran dan juga merupakan Reward atau wujud dari penghargaan pimpinan kepada personil yang bersangkutan selain itu juga memberikan kesempatan bagi personel yang lain untuk berkembang dalam meniti karier di Polres Banjar. (Humresbnjr)


Baca Selengkapnya

Label:

Penerangan Satuan Wilayah oleh Div Humas Mabes Polri

Posted by Unknown at Kamis, 27 November 2014

Martapura, 28/11/2014 - Kamis (27/11) Tim Dari Divisi Humas Mabes Polri memberikan Penerangan Satuan Wilayah di Aula Tri Brata Polres Banjar, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 Wita tersebut dihadiri oleh Para Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira Polres, Kasubbag Humas dan Kasi Humas Polsek Jajaran Polres Banjar dan Polres Banjarbaru.


Sebelum acara dimulai Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Drs. Sunyipto memberikan informasi kepada peserta bahwa di Provinsi Kalsel telah di bentuk Komisi Infomasi Publik (KIP), Komisi Informasi merupakan sebuah lembaga mandiri yang berfungsi menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan peraturan pelaksanaannya termasuk menetapkan petunjuk teknis standar layanan Informasi Publik dan menyelesaikan Sengketa Informasi Publik melalui Mediasi dan ajudikasi nonlitigasi yang untuk pertama kalinya berkerja mulai tanggal 1 Mei 2010 berkaitan dengan akan mulai diberlakukannya Undang Undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.


Narasumber Dari Div Humas Mabes Polri Kombes Pol Drs. Dwi Setiadi dan Kombes Pol Drs. Rana Swadayana memberikan pembekalan mengenai Undang-Undang No. 14 dan Pejabat Pengelola Iinformasi Dokumentasi (PPID) serta Keterbukaan Informasi Publik. Penting untuk Polri dari Mabes sampai dengan jajaran kewilayahan tingkat Polsek untuk mengetahui  Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. (humresbnjr/sn)




Baca Selengkapnya

Label:

Pengawasan Dan Pemeriksaan Itwasda Polda Kalsel Tahap II TA.2014 Di Polres Banjar

Posted by Unknown at Selasa, 11 November 2014

Martapura, 12/11/2014 - Polres Banjar pada hari Rabu (12/11) pukul 08.30 Wita kedatangan Tim Wasrik dari Itwasda Polda Kalsel yang di pimpin oleh AKBP RUDI HARYANTO, S.ik. Kedatangan Tim disambut oleh Waka Polres Banjar Kompol Ibrahim Aji, S.ik dan para pejabat utama Polres Banjar, selanjutnya Tim langsung diarahkan menuju ruang Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik. Selesai ramah tamah dengan Kapolres Banjar, kemudian Tim menuju Aula Tri Brata Polres Banjar guna melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan.

Pukul 09.00 Wita kegiatan pengawasan dan pemeriksaan dimulai, adapun Tim dibagi menjadi beberapa bagian yakni bidang operasional, bidang SDM, bidang Sarpras dan bidang anggaran keuangan. Bidang operasional diikuti oleh masing-masing Satuan Fungsi, Bag Ops Polres Banjar dan Polsek jajaran Polres Banjar.

Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan tahap II TA.2014 oleh Itwasda Polda Kalsel merupakan tindak lanjut kegiatan Wasrik tahap I bidang perencanaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan Wasrik tahap II tersebut bertujuan untuk pengecekan secara langsung sejauhmana pertanggungjawaban Polres Banjar dalam melaksanakan program kegiatan serta penyerapan anggaran tahun 2014.

Kegiatan Wasrik tahap II TA.2014 oleh Itwasda Polda Kalsel di Polres Banjar berlangsung dengan tertib dan lancar, berakhir pada pukul 15.30 Wita.  (Humresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label: