Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR

Video

WAKAPOLRES BANJAR

Ibu Kapolsek Tangkap Seorang Ibu Rumah Tangga Pengedar Obat Terlarang

Posted by bang aji at Kamis, 26 Maret 2015

MARTAPURA - Hasil pengembangan dari Laporan Polisi nomor 20 tanggal 26 Maret 2015, Polsek Martapura Kota yang dipimpin oleh AKP Hj. AMALIA AFIFI, SH berhasil menangkap Tersangka pengedar obat obat terlarang di rumahnya yakni seorang ibu rumah tangga dengan inisial AR (47), warga Desa Sungai Bangkal Rt.02 Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Pada saat penangkapan tersangka AR tidak ditemukan Carnophen Zenith sesuai keterangan yang diperoleh pihak Polsek Martapura Kota saat melakukan pemeriksaan terhadap Tersangka ZA, namun ditemukan barang bukti berupa 1.480 butir Dextrometorphan yang telah siap jual dalam kemasan plastik klip berisi @10 butir x 148 paket, sehingga berjumlah 1.480 butir. Kemudian ada 3(tiga) pak plastik klip dan uang pecahan 20 ribu, 10 ribu, 5 ribu, 2 ribu dan seribu yang berjumlah total Rp.401.000,- hasil dari penjualan barang haram tersebut.

Penggeledahan di rumah Tersangka AR oleh anggota Polsek Martapura Kota disaksikan warga Desa Sungai Bangkal berinisial TA (56) dan P (27).

Berdasarkan keterangan Tersangka dengan inisial ZA, bahwa ZA mendapatkan obat Carnophen Zenith dari AR pada hari Kamis (26/03/2015) pukul 21.05 Wita di rumahnya. Atas keterangan tersebut ibu Kapolsek bersama beberapa anggotanya langsung berangkat ke alamat dimaksud dan melakukan penggeledahan. Hasil penggeledahan telah ditemukan barang bukti tersebut diatas, "selanjutnya Tersangka AR berikut barang bukti akan kami bawa ke Polsek Martapura Kota guna proses hukum lebih lanjut," tukas ibu Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek Martapura Kota yang satu satunya Kapolsek paling cantik diantara Kapolsek jajaran Polres Banjar itu menjelaskan, bahwa sesuai Laporan Polisi nomor 21 tanggal  26/03/2015 Tersangka AR (47) dengan  persangkaan pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan diancam hukuman pidana 10 Tahun penjara.

Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik melalui Kapolsek Martapura Kota dengan adanya kasus peredaran obat terlarang yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga tersebut, beliau berharap jangan sampai dilakukan oleh ibu-ibu yang lainnya. "Bukan masalah besar atau kecilnya nilai rupiah yang didapat atau dihasilkannya, bukan juga karena pelakunya seorang perempuan maka harus dilindungi, tetapi akibat yang ditimbulkan atas perbuatannya itu dapat merusak generasi muda dan merusak kesehatan bagi pemakainya dan itu merupakan perbuatan melawan hukum, maka hukum harus ditegakkan karena negara kita adalah negara hukum dimana tatanan kehidupan ada aturannya yang harus dipatuhi, demi kemaslahatan hidup orang banyak. Cukup AR dan ZA saja pelakunya yang saat ini kasusnya sudah ditangani pihak Polsek Martapura Kota, jangan ada lagi yang lainnya, mari kita jaga dan pelihara serta wujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif." Ajak beliau. (Humasresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label:

Terminal Barakat Gambut Mulai di Operasionalkan

Posted by bang aji at

MARTAPURA - Terminal Barakat Gambut merupakan terminal Regional type A yang terletak di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Kamis (26/03/2015)  jam 09.45 Wita mulai dioperasionalkan.

Sebelum pelaksanaan kegiatan pengoperasian terminal, pada jam 09.30 Wita didalam ruang tunggu penumpang terminal Barakat Gambut terlebih dahulu dilaksanakan apel bersama yang di pimpin oleh Kepala Upt terminal Barakat Gambut Raden Heru. Apel tersebut dilakukan guna pengecekan kekuatan personil yang akan melaksanakan pengamanan serta penyampaian informasi dan pembagian tugas, jelas Raden Heru. Pada apel tersebut dihadiri oleh personil dari Dishub dan Satpol PP Kabupaten Banjar, serta personil dari Polres Banjar, Polsek Gambut dan Koramil Gambut.

Setelah selesai pelaksanaan apel personil Dishub sebanyak 36 orang ditempatkan pada titik titik yang telah ditentukan untuk mengarahkan armada Akap maupun Armada Akdp ke dalam terminal Barakat Gambut.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengoperasionalan terminal tersebut, untuk retribusi masuk kedalam terminal belum dilakukan pemungutan biaya oleh pihak Dishub, hal ini mengingat masih perdana, jelas seorang anggota Dishub.

Mekanisme pengoperasian terminal untuk sementara yakni armada Akap ataupun Akdp memasuki terminal Barakat Gambut, kemudian setelah memasuki terminal untuk transit selanjutnya armada Akdp maupun Akap tersebut langsung keluar menuju terminal Km 6 Banjarmasin.

Kegiatan pengoperasian terminal Barakat Gambut, diamankan oleh personil Polres Banjar dan Polsek Gambut sebanyak 28 orang,  Satpol PP Kabupaten Banjar sebanyak 7 orang dan personil Koramil Gambut 2 orang.

Kegiatan pengoperasian perdana terminal Barakat Gambut ditinjau langsung oleh Sekda dan Kadishub Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar  hingga pukul 18.00 Wita situasi kondusif.

Demikian penjelasan Kabag Ops Polres Banjar melalui wakil sementara Kapolsek Gambut IPDA JUYAMTO kepada Paur Subbag Humas Polres Banjar IPDA H. SUWARJI, SE.,MM saat dikonfirmasi. (Humasresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label:

Polsek Gambut Ringkus Penjual Carnophen

Posted by bang aji at Jumat, 20 Maret 2015

MARTAPURA - Polsek Gambut berhasil meringkus seorang laki-laki tua ALAN (72), yang bersangkutan ditangkap anggota Polsek Gambut dirumahnya jalan Pemajatan Km 2 Rt.04 Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar setelah petugas mendapat informasi dari warga, bahwa pelaku menjual obat terlarang yang tidak memiliki ijin edar. Jumat (20/03/2015) sekitar jam 12.00 Wita.

Menurut Yul (29) dan Andri (25), pelaku menjual obat yang tidak memiliki ijin edar berupa obat Carnophen Zenith dan Dextro. Setelah ditangkap oleh petugas pelaku dan barang bukti berupa obat Carnophen Zenith sebanyak 49 keping, Dextro 3000 biji, plastik clip ukuran kecil 2(dua) bungkus, 1(satu) buah termos es plastik dan uang tunai Rp.326.000,- hasil penjualan dibawa oleh petugas ke Polsek Gambut guna proses hukum lebih lanjut.

IPDA JUYAMTO selaku wakil sementara Kapolsek Gambut saat dikonfirmasi oleh Paur Subbag Humas Polres Banjar IPDA H. SUWARJI, SE.,MM membenarkan kejadian tersebut dan beliau menyampaikan, bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki Ijin Edar, maka diancam hukuman pidana sesuai pasal 197 jo 106 UU RI. No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Atas kejadian tersebut Kapolres Banjar AKBP DARU CAHYONO, S.ik melalui Paur Subbag Humas menghimbau, "Agar masyarakat tidak mudah terhasut ajakan seseorang yang tidak dikenal, baik itu ajakan untuk memakai maupun mengedarkan obat obat terlarang karena itu perbuatan yang sudah melawan hukum dan sangsi hukumannya tidak ringan, masyarakat harus mengerti, memahami dan mengetahui informasi baik melalui media elektronik, cetak ataupun mengikuti kegiatan apabila ada sosialisasi/penyuluhan tentang bahaya Narkotika dan sejenisnya yang diselenggarakan oleh Kepolisian atau BNN baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Diharapkan masyarakat bisa saling koordinasi dan saling tukar informasi kepada Anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa atau bisa juga langsung ke Polsek terdekat. "Mari bersama-sama menjaga dan memelihara Kamtibmas, agar tercipta dan terwujud situasi lingkungan yang aman, tentram dan kondusif." (Humasresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label: