Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR

Video

WAKAPOLRES BANJAR

Jalan Gubernur Soebarjo Kembali Menelan Korban Jiwa

Posted by bang aji at Rabu, 28 Januari 2015

Martapura, 20/01/15 – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Jl. Gubernur Soebarjo Km. 17.500 Desa Malintang Kec. Gambut, Kecelakaan tersebut melibatkan pengendara R2 dan Pengemudi R6. Oktavianus Terman AP Yoran (20) pengendara sepeda motor Honda Verza dengan nomor Polisi DA 2033 NE yang merupakan warga Jl. Bangunan Raya lingkar Selatan Rt. 17 Rw. 01 Kel. Basirih Kec. Banjarmasin Barat, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di puskesmas gambut Selasa (20/01) Pukul 14.00 Wita. Korban yang datang dari arah liang anggang menuju basirih menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil truk Hino yang dikemudikan oleh Rubak (20) warga Dusun tekoan Rt. 03 Rw. 20 Desa tanggul kalon Kab. Jember Jatim. Truk Hino dengan nomor Polisi B 9984 GL sedang parkir di kiri jalan arah basirih karena mengalami kemogokan akibat solar yang tidak lancar.
“saya sedang berada di depan memperbaiki truk agar solar naik, tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang truk, ketika saya lihat korban sudah tergeletakdi belakang bak truk saya” ungkap Rubak yang telah diamankan oleh petugas Sat Lantas Polres Banjar. Saat itu Rubak menyaksikan korban yang masih sadar kemudian segera meminta pertolongan pengemudi pick up yang sedang lewat dan membopong tubuk korban ke atas mobil pick up. Korban yang masih sadar mengeluhkan bagian dadanya yang sakit, sesampainya di IGD Puskesmas Gambut korban masih sadar namun tak berapa lama korban menghembuskan nafasnya. Kasat Lantas Polres Banjar AKP Dony Eko Listianto, S.Ik melalui Kanit Laka Aiptu Alpianor membenarkan kejadian tersebut, kemungkinan korban mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi dan mengantuk sehingga tidak melihat di depannya ada truk besar berwarna putih dan di tutup terpal biru. (Humresbjr/MB)

Baca Selengkapnya

Label:

Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Di Kejati Martapura

Posted by bang aji at

Martapura, 20/01/15 – Kepulan asap putih dengan bau yang menyengat keluar dari tong tempat pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang di halaman Kejati Martapura. Barang bukti tersebut berasal dari kasus yang terjadi pada tahun 2014 yang telah mendapat ketetapan hokum, yang terdiri dari 61 kasus narkotika dan 49 kasus obat-obatan dengan barang bukti 127 paket sabu, 15 butir ekstasi, 792 butir dan 48 bok carminofhen, 2.933 butir dan 3049 bok carnophen, 4.595 butir dextrimmethophen, 1.100 butir double L, 971 butir somadril, 100 butir alprazolam dan 919 butir serta 22 botol dexitrap. Pemusnahan yang dipimpin oleh Kajati Martapura Supardi, SH yang disaksikan Oleh Waka Polres Banjar Kompol Imbrahim Aji, S.Ik. Selain barang bukti narkoba, barang bukti senjata tajam dari kasus pembunuhan, penganiayaan dan dari hasil razia yang dilakukan Polres Banjar juga di musnahkan. (Humresbjr/MB)
Baca Selengkapnya

Label:

Penggelapan Dengan Modus Pembiayaan Sepeda Motor

Posted by bang aji at Selasa, 27 Januari 2015

Martapura, 20/01/15 - Penggelapan dengan modus kredit sepeda motor menimpa Mahyuni (36) warga Desa Pekauman Dalam RT. 01 RW. 01 Kec. Martapura Timur, kejadian tersebut bermula pada tanggal 22 Desember 2014 sekitar pukul 10.00 Wita Korban dating ke outlet penjualan sepeda motor “Intan Motor“ Martapura dengan maksud untuk mengkredit sepeda  motor Honda Scoopy. Dengan membawa semua persyaratan untuk mengajukan kredit pembiayaan melalui FIF, kemudian pada tanggal 26 Desember 2014 sekitar Pukul 15.00 Wita datang seorang pegawai FIF yakni Nahdiyani (23). Dengan mengatakan kepada korban bahwa tersangka merupakan pegawai FIF yang akan mensurvey rumah dan mengajukan kontrak kredit dari FIF, setelah itu korban menyerahkan uang senilai Rp. 5.050.000,- kepada tersangka dan menandatangani surat kontrak kredit,  tersangka mengatakan kepada korban untuk menunggu sekitar 2 sampai 3 minggu untuk pengantaran sepeda motor Honda Scoopy tersebut. Namun sampai dengan tanggal 20 Januari 2015 kendaraan yang di kredit korban tidak diantarkan ke rumah dan setelah ditanyakan kepada pihak FIF, korban diberitahu bahwa pihak FIF tidak pernah menerima surat kontrak kredit atas nama korban. (humresbjr)

Baca Selengkapnya

Label: