Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR

Video

WAKAPOLRES BANJAR

Halal Buat Kami Haram Buat Tuan

Posted by Humasres banjar at Selasa, 25 Agustus 2015

Pelajaran Haji bagi semua...
HALAL BUAT KAMI, HARAM BUAT TUAN
Dialah ulama Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi [1] ulama terkenal di Makkah yang menceritakan riwayat ini.

Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual haji, ia beristirahat dan tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka,
“Berapa banyak yang datang tahun ini?” tanya malaikat kepada malaikat lainnya.

“Tujuh ratus ribu,” jawab malaikat lainnya. “Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya diterima?”
“Tidak satupun”

Percakapan ini membuat Abdullah gemetar. “Apa?” ia menangis dalam mimpinya. “Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?”

Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar cerita kedua malaikat itu.
“Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni. Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah.”

“Kok bisa”
“Itu Kehendak Allah”
“Siapa orang tersebut?”
“Sa’id bin Muhafah [2], tukang sol sepatu di kota Damsyiq (damaskus sekarang)”

Mendengar ucapan itu, ulama itu langsung terbangun. Sepulang haji, ia tidak langsung pulang ke rumah, tapi langsung menuju kota Damaskus, Siria.

Sampai disana ia langsung mencari tukang sol sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya. Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apa memang ada tukang sol sepatu yang namanya Sa’id bin Muhafah.

“Ada, ditepi kota” Jawab salah seorang tukang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya. Sesampai disana ulama itu menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh,

“Benarkah anda bernama Sa’id bin Muhafah?” tanya Ulama itu “Betul, siapa tuan?” “Aku Abdullah bin Mubarak”
Said pun terharu, "bapak adalah ulama terkenal, ada apa mendatangi saya?”

Sejenak Ulama itu kebingungan, dari mana ia memulai pertanyaannya, akhirnya iapun menceritakan perihal mimpinya.

“Saya ingin tahu, adakah sesuatu yang telah anda perbuat, sehingga anda berhak mendapatkan pahala haji mabrur?” “Wah saya sendiri tidak tahu!”
“Coba ceritakan bagaimana kehidupan anda selama ini, Maka Sa’id bin Muhafah bercerita. “Setiap tahun, setiap musim haji, aku selalu mendengar :
Labbaika Allahumma labbaika.
Labbaika la syarika laka labbaika.
Innal hamda wanni’mata laka wal mulka.
laa syarika laka.
Ya Allah, aku datang karena panggilanMu. Tiada sekutu bagiMu.
Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu.
Tiada sekutu bagiMu. Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis
Ya allah aku rindu Mekah
Ya Allah aku rindu melihat kabah
Ijinkan aku datang…..
ijinkan aku datang ya Allah..

Oleh karena itu, sejak puluhan tahun yang lalu setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya, sebagai tukang sol sepatu. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan. Akhirnya pada tahun ini, saya punya 350 dirham, cukup untuk saya berhaji.

“Saya sudah siap berhaji”
“Tapi anda batal berangkat haji”
“Benar”
“Apa yang terjadi?”
“Istri saya hamil, dan sering ngidam. Waktu saya hendak berangkat saat itu dia ngidam berat”
“Suami ku, engkau mencium bau masakan yang nikmat ini?
“ya sayang”
“Cobalah kau cari, siapa yang masak sehingga baunya nikmat begini. Mintalah sedikit untukku”

"Ustadz, sayapun mencari sumber bau masakan itu. Ternyata berasal dari gubug yang hampir runtuh. Disitu ada seorang janda dan enam anaknya. Saya bilang padanya bahwa istri saya ingin
masakan yang ia masak, meskipun sedikit. Janda itu diam saja memandang saya, sehingga saya mengulangi perkataan saya..

Akhirnya dengan perlahan ia mengatakan “tidak boleh tuan”
“Dijual berapapun akan saya beli”
“Makanan itu tidak dijual, tuan” katanya sambil berlinang mata.

Akhirnya saya tanya kenapa?
Sambil menangis, janda itu berkata “daging ini halal untuk kami dan haram untuk tuan” katanya.

Dalam hati saya: Bagaimana ada makanan yang halal untuk dia, tetapi haram untuk saya, padahal kita sama-sama muslim? Karena itu saya mendesaknya lagi “Kenapa?”
“Sudah beberapa hari ini kami tidak makan. Di rumah tidak ada makanan. Hari ini kami melihat keledai mati, lalu kami ambil sebagian dagingnya untuk dimasak. “Bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakannya kami akan mati kelaparan. Namun bagi Tuan, daging ini haram".

Mendengar ucapan tersebut spontan saya menangis, lalu saya pulang. Saya ceritakan kejadian itu pada istriku, diapun
menangis, kami akhirnya memasak makanan dan mendatangi rumah janda itu.

“Ini masakan untuk mu”
Uang peruntukan Haji sebesar 350 dirham pun saya berikan pada mereka.”
Pakailah uang ini untuk mu sekeluarga. Gunakan untuk usaha, agar engkau tidak kelaparan lagi”

Ya Allah……… disinilah Hajiku
Ya Allah……… disinilah Mekahku.

Mendengar cerita tersebut Abdullah bin Mubarak tak bisa menahan air mata.

Pelajaran " perjalanan haji adalah upaya menyambut panggilan Allah, jalanilah dengan ikhlas, nikmati detik kedetik perjalanannya, hadapi semua tuntunan dengan terus berpegang pada hakikat kehendak Allah dan ridhoNYA"
Setiap tarikan dan keluarnya nafas berarti semakin dekat waktu menghadap Allah. Setiap langkah kita, adalah langkah mendekati Allah.
Kehidupan ini menuju panggilan Allah menuju pertanggung jawaban. Itulah haji rukun bagi semua orang Islam (orang patuh kepadaNYA).
Baitullah adanya di tempat yang penuh berkah (itulah Al-Qur'an yang ada di jiwa suci, itulah nurani yang memancar).
Baitullah adalah petunjuk Allah bagi seluruh manusia. Siapa yang memasuki rumah Allah yang suci itu ia akan selamat....
Labbaika Allahuma Labbaika... Labbaika Syarika Laa kallabbaik.
Hamba datang memenuhi panggilanMu ya Allah.
Ya Allah ....
Ridhoi kami ridhoi kami
Berkahi kami, sehingga energi energi negatif yang ada di dalam diri kami berubah menjadi cahaya dan kasih sayangMu.
Labbaika Allahuma labbaika......
Subhanaallah...
Walhamdulillah...
Wa lailahaillaallah...
Allahu akbar......!! Salam....(Humasresbanjar)

Baca Selengkapnya

Label:

PENETAPAN PASANGAN CALON PESERTA PILKADA 2015 KABUPATEN BANJAR

Posted by Humasres banjar at Senin, 24 Agustus 2015

MARTAPURA,KALSEL - Senin,24 Agustus 2015 KPUD Kabupaten Banjar membacakan daftar calon peserta yang memenuhi syarat untuk mengikuti Pilkada 2015 Kabupaten Banjar,Kalsel. Pengumuman penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut dilaksanakan pada pukul 15.00 wita bertempat di Gedung Sultan Sulaiman / Guest House Hotel Jln. A. Yani Km. 38 Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar. Di Kabupaten Banjar terdapat 4 (empat) calon pasang peserta yang lolos seleksi dan akan mengikuti Pilkada serentak tahun ini. Diantaranya adalah pasangan Bupati dan Wakil Bupati Dr.H.Ahmad Fauzan Saleh,M.Ag dan Drs.Teja Sukmana M.AP, pasangan KH.Khalilurrahman dan H.Saidi Mansyur, pasangan Drs.H.Pangeran Chairiansyah,MM dan Abdul Hadi Al Hafiz, pasangan H.Pangeran Abidinsyah,S.Sos.,MM dan Dr.(HC) H.Mawardi Abbas,S.Sos.

Polres Banjar selaku pihak pengamanan telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi hal-hal terburuk yang akan terjadi pada saat pelaksanaan pengumuman penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Salah satunya dengan mengeluarkan surat perintah pengamanan yang ditanda tangani oleh Kapolres Banjar. Dalam surat perintah tersebut terdapat berbagai satgas yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Salah satunya satgas deteksi dari satuan intelkam yang berfungsi untuk memprediksi berbagai kemungkinan yang terjadi dan satgas preventif dari satuan sabhara yang melakukan penggelaran kekuatan di lapangan untuk melakukan pengamanan. Total 80 (delapan puluh) personil yang dilibatkan dalam proses pengamanan ini. Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.ik.,MH pada saat apel menyampaikan agar seluruh personil yang terlibat pengamanan agar melaksanakan tugas dengan penuh seksama dan rasa tanggung jawab sehingga kegiatan tersebut berlangsung aman dan kondusif. Selain itu walaupun kegiatan berpusat di Gedung Sultan Sulaiman, kantor KPUD Kabupaten Banjar juga tidak luput dari pengamanan. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,Polres Banjar menurunkan 1 (satu) unit regu patroli dari satuan sabhara untuk mengamanankan kantor KPUD.


Baca Selengkapnya

Semua Anak adalah Bintang

Posted by Humasres banjar at Minggu, 23 Agustus 2015

Oleh : SPW/Humasresbanjar.
Saya teringat suatu peristiwa ketika Aji kecil bertanya tentang proses terjadinya adik di perut ibunya. Saya tidak menjawab langsung, mengajak Aji ke depan Video player kami, dan menyetel film "Proses terjadinya manusia" karya Harun Yahya. Saat melihat pergerakan ratusan juta sperma berkompetisi secara sehat untuk memperebutkan dirinya menjadi "sang juara" bertemu dengan satu telur. Saat itu juga Aji berkesimpulan " berarti aku ini juara sejak di perut ibu ya". Kalimat ini sungguh diluar dugaan kami, karena apa yang ditanyakan dengan kesimpulan yang dia dapatkan jauh dari bayangan saya waktu itu. Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan, para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir. Namun setelah mereka lahir, kita orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering "membanding-bandingkan" pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain.  
BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN
Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, "Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?" bukan dengan kalimat "Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?" "Mengapa kamu tidak seperti adikmu?" Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan "mental jawara" anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya. 
MEMBUAT GUNUNG, BUKAN MERATAKAN LEMBAH
Ikan itu jago berenang, jangan habiskan hari-harinya dengan belajar terbang, agar ia sepintar burung. Seringkali kalau ada anak-anak yang tidak menyukai matematika, kita paksakan anak untuk ikut pelajaran tambahan matematika agar nilainya sama dengan anak-anak yang sangat menyukai matematika. Ini namanya meratakan lembah. Anak akan menjadi anak yang rata-rata. Burung itu jago terbang, apabila sebagian besar waktunya habis untuk belajar terbang, maka dalam beberapa waktu ia akan menjadi maestro terbang dibidangnya. Anak yang terlihat berbinar-binar mempelajari sesuatu, kemudian orangtuanya mengijinkan anak tersebut menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari hal tersebut, maka kita sedang mengijinkan lahirnya maestro baru. Ini namanya membuat gunung. Anak akan memahami misi spesifiknya untuk hidup dimuka bumi ini. 
ENJOY, EASY, EXCELLENT, LEARN
Kita sebagai orang tua harus sering melakukan "discovering ability" agar anak menemukan dirinya. Dengan mengajak anak kaya akan wawasan, kaya akan gagasan, dan kaya akan aktivitas. Sehingga anak dengan cepat menemukan aktivitas yang membuat matanya berbinar-binar, tak pernah henti untuk mengejar kesempurnaan ilmu, dan menjadi hebat dibidangnya. Pendapatan itu adalah bonus dari kesungguhan 3 hal tersebut. 
ALLAH TIDAK PERNAH MEMBUAT PRODUK GAGAL
Tidak ada anak yang bodoh dimuka bumi ini, yang ada hanya anak yang tidak mendapatkan kesempatan belajar dari orangtua/guru yang baik, yang senantiasa tak pernah berhenti menuntut ilmu demi anak-anaknya, dan memahami metode yang tepat sesuai dengan gaya belajar anaknya. 
"ANAK-ANAK TERLAHIR HEBAT, KITALAH YANG HARUS SELALU MEMANTASKAN DIRI AGAR SELALU LAYAK DI MATA ALLAH, MEMEGANG AMANAH ANAK-ANAK YANG LUAR BIASA...." Semoga bermanfaat dan sebagai motivasi dalam relita kehidupan kita sehari-hari,  Salam...(Humasresbanjar)
Baca Selengkapnya

Label: