Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR

Video

WAKAPOLRES BANJAR

Pertandingan Sepakbola Divisi Utama Antara Martapura FC Vs Persigubin Papua

Posted by bang aji at Selasa, 02 September 2014

Martapura, 02/09/2014 - Stadion Demang Lehman Martapura kembali diramaikan adanya pertandingan Divisi Utama antara Martapura FC Vs Persigubin Papua. Pada pertandingan kali ini Polres Banjar menggelar personil untuk melaksanakan pengamanan sebanyak 112 orang, yang ditempatkan pada pintu-pintu masuk, tribun penonton baik pada tribun tertutup maupun terbuka dan disekeliling lapangan pada titik-titik yang telah ditentukan.

Pada pukul 16.00 Wita pertandingan babak pertama dimulai, Martapura FC menggunakan kostum warna merah sedangkan Persigubin Papua menggunakan warna abu-abu. Permainan dari masing-masing tim seimbang, keduanya sama-sama bermain indah dan penuh semangat, hingga tidak terasa waktu bergulir sudah 40 menit namun skor masih belum ada perubahan tetap 0-0. Dan untuk babak pertama panitia memberi tambahan waktu 2 menit, namun sampai berakhirnya babak pertama skor tetap juga tidak ada perubahan yakni masih 0-0.

Pertandingan babak kedua dimulai dan pada menit ke 46.30 Petito dengan nomor punggung 10 dari tim Martapura FC memasukkan 1 point ke gawang Persigubin Papua, sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk Martapura FC. Setelah mendapat kartu kuning 2x tim Persigubin Papua bermain dengan penuh semangat dan akhirnya Yukey dengan nomor punggung 11 dari tim Persigubin Papua dapat membalas dengan memasukkan bola ke gawang Martapura FC, sehingga kedudukan skor sama 1-1.

Pada babak kedua inipun panitia memberi tambahan waktu 2 menit, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan antara Martapura FC Vs Persigubin Papua dan skor sama kuat yakni 1-1. Selama berlangsung pertandingan situasi aman dan kondusif. (Humresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label:

Polres Banjar Siaga Amankan Pasca Pilpres 2014

Posted by bang aji at Senin, 01 September 2014

Martapura - Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden beberapa waktu lalu,  masih menyisakan sejumlah persoalan. Terutama masalah ancaman keamanan di masyarakat. Terkait permasalahan tersebut Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono, S.ik meminta personil jajaran Polres Banjar tetap siaga dan waspada pasca penetapan pemenang hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 oleh KPU. Pasalnya, Kapolres menilai tugas pengamanan Pilpres belum selesai.

"Masih ada beberapa tahapan krusial yang harus dilalui dan Polres Banjar harus selalu siap memberikan kepastian dan jaminan dalam mengawal suksesi kepemimpinan nasional, agar berlangsung aman, lancar dan sukses," jelas Kapolres Banjar saat mengambil apel pagi beberapa hari yang lalu.

Kapolres Banjar juga menyampaikan, bahwa Polres Banjar mengantisipasi berbagai potensi yang dapat terjadi dengan selalu siaga, "apalagi saat ini masih status siaga 1 hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden." Namun berkaitan Pilpres, situasi dan kondisi Kabupaten Banjar relatif kondusif. Kalaupun ada hal atau kejadian bisa jadi merupakan dampak dari pusat," tukasnya.

Melihat hal itu, Kapolres Banjar mengingatkan kepada masyarakat jangan sampai terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab apalagi sampai berbuat anarkis. "Bagi yang tidak siap kalah dan berlaku anarkis, maka akan berhadapan dengan hukum. Dalam pengamanan pasca Pilpres ini Polres Banjar selalu melaksanakan dan meningkatkan kegiatan patroli serta melakukan pengamanan pada tempat-tempat obyek vital hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Oktober nanti, serta siap menambah personil bila diperlukan," kata pak Daru.

Untuk pola pengamanan, Kapolres Banjar menjelaskan tak jauh berbeda pada saat Pileg. "Pola pengamanan Pileg dan Pilpres sama. Jadi, apabila ada yang berbuat anarkis akan rugi sendiri, apalagi sampai berani membakar atau merusak gedung/bangunan, karena biaya pembangunannya kan dari pajak mereka sendiri. Maka dari itu diminta kepada masyarakat dapat semakin sadar dan berbuat lebih baik, dan syukur Alhamdulillah Kabupaten Banjar aman," tandasnya.

Lebih lanjut, Kapolres Banjar menyampaikan bahwa Kabupaten Banjar merupakan wilayah yang sangat strategis baik ditinjau dari aspek geografis, demografi maupun sosial. "Kabupaten Banjar ini kaya akan sumber daya alamnya, sehingga menjadi daerah tujuan investasi dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari luar daerah hingga luar negeri. Namun ada juga beberapa wilayah yang rawan akan berbagai tindakan illegal seperti illegal logging dan illegal minning," tambahnya. Selain itu, kondisi masyarakat cukup heterogen sehingga dapat menimbulkan kerawanan dan potensi konflik yang berkaitan dengan permasalahan tapal batas. Namun dari aspek sosial Kabupaten Banjar relatif aman dan kondusif, dan potensi gangguan dibidang Ipoleksosbud dan keamanan masih sangat mungkin terjadi. Dengan berbagai dinamika dan permasalahannya, maka perlu dilakukan pemahaman, inventarisasi dan analisa permasalahan secara komprehensif sehingga dapat diambil kebijakan dan tindakan tepat dalam mengatasi permasalahan," pungkasnya.

Kembali Kapolres Banjar mengajak personilnya untuk bersama-sama dengan penuh tanggungjawab,  kebersamaan dan kekompakkan menjalankan tugas, yakni mengawal suksesi kepemimpinan nasional hingga pelantikan nanti berjalan lancar, aman dan terwujud situasi yang kondusif. (Humresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label:

Seorang Buruh Tewas Akibat Laka Kerja

Posted by bang aji at Minggu, 31 Agustus 2014

Martapura, 29/08/2014 - Telah terjadi kecelakaan kerja pada hari Jumat (29/8)  sekitar jam 14.00 Wita di jalan Indrasari Kecamatan Martapura Kota, tepatnya di Stadion Demang Lehman Martapura. Korban adalah seorang buruh kerja atas nama Ispendi (33), berasal dari Desa Pupus Kecamatan Lembaran Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Kejadian tersebut disaksikan oleh rekan kerjanya atas nama Sujito (33), pekerjaan Swasta, alamat asal Dusun Kali Gesing Rt. 03 Rw. 03 Desa Karang Mulyo Kecamatan Tegal Sari Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Rudi (20), pekerjaan buruh, alamat Landasan Ulin dan Bonaji alias Aji. Menurut keterangan saksi Bonaji saat ia mengoperasikan Crane pancang dipandu oleh rekan kerjanya/sebagai saksi juga bahwa di sekitar Crane tersebut tidak ada orang,  namun setelah alat mulai jalan/manuper para saksi berjalan kedepan untuk mengikat tiang pancang, tiba-tiba melihat rekan kerjanya Ispendi sudah dalam keadaan tertelungkup dan berlumuran darah dengan posisi dibelakang Crane dekat tiang lampu sorot. Kemudian para saksi bersama-sama membawa korban ke RSU. Ratu Zalecha Martapura, namun saat diperjalanan korban atas nama Ispendi meninggal dunia.

Polsek Martapura Kota setelah menerima laporan atas kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian melakukan olah TKP guna mencari penyebab, apakah kematian Ispendi murni akibat Laka kerja. Dan saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Banjar, Kapolsek Martapura Kota AKP Sudirman, SH berdasarkan bukti-bukti temuan di TKP serta keterangan saksi dan saksi ahli membenarkan bahwa kejadian tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia adalah murni akibat kecelakaan kerja dan pihak Polsekpun telah memintakan Visum et Revertum ke RSU. Ratu Zalecha Martapura serta memanggil pimpinan proyek untuk kepentingan pemeriksaan terkait kejadian tersebut. (Humresbjr/aji)

Baca Selengkapnya

Label: