Hotline: 0511-4721635, email: subbaghumas_resbanjar@ymail.com, Form Pengaduan masyarakat klik di sini
TopBottom

KAPOLRES BANJAR






Video

WAKAPOLRES BANJAR


Polsek Martapura Timur Amankan Seorang Ibu RT

Posted by Unknown at Selasa, 05 April 2016


MARTAPURA,KALSEL-Selasa (5/4/2016), Polsek Martapura Timur,Polres Banjar, mengamankan seorang Ibu rumah tangga yang mengedarkan sedian farmasi tanpa ijin jenis carnophen sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 197 Jo 106 ayat (1) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.


Pelaku bernama Dahlia alias Atul (29 th),warga Desa Teluk Selong Ulu Rt.01 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar dan Feri (35 th),merupakan suami pelaku yang masih dicari keberadaannya. Sepasang suami isteri ini masuk dalam target pihak Kepolisian lantaran mengedarkan pil zenith disekitar tempat tinggalnya.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH melalui Kapolsek Martapura Timur IPTU Mugiyono membenarkan penangkapan tersebut yang dilakukan oleh anggotanya. "Awal mulanya 2 orang anggota melaksanakan patroli dalam rangka Operasi Bersinar Intan mengamankan seorang pemuda bernama Ahyani di Desa Akar Baru Kecamatan Martapura Timur yang ditenggarai telah teler akibat pil zenith",jelas Kapolsek.

Lebih lanjut,Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang didapat dari Ahyani tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dengan cara mencari tahu dari mana dia membeli barang haram tersebut. Dari pengakuan itulah diketahui nama pelaku Atul dan suaminya Feri yang sekarang masih dalam pengejaran.

"Dari tangan pelaku berhasil kami amankan 18 butir pil carnophen sisa penjualan dan uang tunai sebesar Rp.190.000,- hasil dari penjualan barang haram tersebut",ungkap Kapolsek.



Baca Selengkapnya

Polres Banjar Gencar Melaksanakan Sosialisasi Dan Kampanye Anti Narkoba

Posted by Unknown at

MARTAPURA,KALSEL-Polres Banjar melalui Satuan Binmas dan Satuan Narkoba serta Polsek jajaran, gencar mensosialisasikan dan kampanye anti Narkoba diberbagai tempat.


Salah satunya seperti yang dilaksanakan oleh Bripka Subandriyo anggota Polsek Mataraman,Bhabinkamtibmas Desa Lok Tamu Kecamatan Mataraman, memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba kepada para peserta lomba BMX di sirkuit Alengkadirja Simpang Tiga yang didominasi oleh kalangan remaja. Selain para peserta yang mengikuti lomba,himbauan ataupun penyuluhan juga disampaikan kepada masyarakat yang sedang menyaksikan BMX Cross tersebut.

Bagitu pula yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Martapura Timur,Bripka M.Zarkoni,yang memberikan himbauan kepada warga Desa Tambak Anyar Ilir Kecamatan Martapura Timur untuk menjauhi Narkoba dan obat-obatan terlarang sejenisnya.

Masih banyak lagi dan bermacam-macam kegiatan tentang sosialisasi dan kampanye anti Narkoba yang gencar dilaksanakan diberbagai tempat dan berbagai kalangan masyarakat oleh pihak Kepolisian. Seperti giat penyuluhan yang dilaksanakan oleh Bhabinkabtimas Polsek Sambung Makmur di SMP Desa Madurejo, giat penyuluhan anti Narkoba oleh Kanit Binmas Polsek Belimbing kepada warga Desa Rantau Nangka Kecamatan Sungai Pinang, giat kampanye anti Narkoba disekolah Madrasah Aliyah Darul Huda Kecamatan Mataraman. Selain memberikan penyuluhan dan kampanye anti Narkoba kegiatan juga dilaksanakan dengan pemasangan Spanduk yeng berisi tentang himbauan untuk menjauhi Narkoba.













Baca Selengkapnya

Polsek Simpang Empat Kejar Durrah

Posted by Unknown at Senin, 04 April 2016


MARTAPURA,KALSEL-Telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat sesuai dengan pasal 354 KUHP diwilayah hukum Polsek Simpang Empat Polres Banjar, Minggu (3/4) dini hari. Bahkan atas kejadian tersebut menyebabkan nyawa seorang remaja kembali melayang sia-sia. Ia ditengarai tewas lantaran mengalami pendarahan akibat luka tusuk pada bagian paha kaki kirinya.


Ironisnya, penyebab perkelahian yang menewaskan seorang remaja warga Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar bernama M.Asyad (26) tersebut rupanya hanya dikarenakan permasalahan sepele. Korban ditusuk oleh seorang lelaki yang diketahui bernama Durrah, warga Desa Garis Hanyar Kecamatan Cinta Puri Kabupaten Banjar lantaran tak terima rekannya berkelahi dengan korban.

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo,S.Ik.,MH melalui Kapolsek Simpang Empat AKP Reza Bramantya,S.Ik membenarkan kejadian tindak pidana penganiayaan berat tersebut terhadap korban yang bernama M.Arsyad. "Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi penusukan didepan sebuah warung di Jalan A.Yani Km.71 Desa Simpang Empat dan langsung mengerahkan anggota menuju TKP yang dimaksud",jelas Kapolsek.

Kejadian bermula ketika Asyad bersama beberapa temannya sedang berduduk santai di sebuah warung dipinggir Jalan A.Yani Km.71 Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar, Minggu (3/4) dini hari. Mereka yang saat itu bermaksud hendak membeli rokok semula mengumpulkan uang secara patungan. Dari hasil patungan sebesar Rp 15 ribu itu pula, Asyad pun meminta seorang temannya bertolak pergi ke warung seberang jalan namun uang yang semestinya untuk membeli satu bungkus rokok malah dirampas oleh Hasan dan hanya diganti dengan empat batang rokok saja.

Mendapati hal itu, Asyad pun mencoba menyambangi Hasan untuk bermaksud menanyakannya. Namun sayang, itikad baiknya itu malah dibalas Hasan dengan kalimat kasar hingga keduanya pun sempat bertikai dan bergerumul didepan sebuah warung pinggir Jalan A.Yani Km.71 Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar. Beruntung, pertikaian tersebut lebih dulu dilerai oleh warga setempat. Hingga keduanya pun kembali berduduk santai di warung yang terletak berseberangan jalan.

Hingga tak berapa lama kemudian suasana pun kembali memanas. Setelah rekan Hasan, yang belakangan itu diketahui bernama Amat Durrah merasa tidak terima Hasan bertikai dengan Asyad.
Mendengar hal itu, Amat Durrah pun langsung menyampari korban yang sedang berduduk santai di warung seberang jalan.

Tanpa berpikir panjang, ia kemudian langsung menghunuskan pisaunya ke tubuh Asyad. Beruntung, serangannya itu sempat ditepis oleh rekan Asyad. Hingga hanya menggenai paha kiri korban.

Adapun pelaku usai melakukan hal itu ia melarikan diri. Sedangkan korban langsung dilarikan ke IGD Puskemas Sungkai Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar, Minggu (3/4) sekitar pukul 3.00 wita.

"Itu pun meski korban mengalami luka tusuk dibagian paha kirinya, ia masih bisa berbicara. Namun darah atas lukanya tersebut tetap mengucur" ,terang Kades Sungkai, Rusnan kepada petugas yang tiba dilokasi.

Lantaran pendarahan korban tak kunjung berhenti, ia pun kemudian kembali dirujuk ke RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar. Tapi nahas, nyawa Asyad rupanya tak tertolongkan. Pria beralamat di Desa Simpang Empat Kabupaten Banjar itu diketahui menghembuskan nafas terakhirnya Minggu sekitar pukul 5.00 wita. Menurut Kapolsek pihaknya pun sementara ini masih berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui bernama Durrah.




Baca Selengkapnya